+ -

Pages

Senin, 31 Januari 2011

Aku tau..

satu jam sudah kita saling berdiam diri. Bertatap muka tanpa bicara, saling pandang. Berharap kau dan aku dapat temukan lagi rasa yang sempat hilang terhapus jarak. Kini aku dapat melihat lagi dengan jelas warna bola matamu yang coklat namun tegas itu, yang dulu sering kau gunakan untuk meredam amarahku. Rambutmu juga mulai panjang sekarang. Ingat tidak dulu aku sering memarahimu karena kau tidak mau memotong rambutmu, padahal disekolah kau sering sekali ditegur guru karena rambut panjangmu itu. 

Wajahmu dulu banyak sekali jerawatnya, kau selalu berteriak kesakitan apabila aku membersihkan wajahmu dengan krim kepunyaanku. Kau meringis kesakitan, lalu merutuk manja padaku. Aku hanya tertawa kecil menanggapinya. Dan senyummu, senyummu itu selalu bisa membuat pikiranku tenang, sejenak aku dapat menghilangkan semua lelah yang aku rasakan.


Ingin sekali aku bicara, mengeluarkan suara. Namun lidahku kelu, membuka mulut saja aku tak mampu. Tercekat. Mataku panas, tapi airmata tak hendak keluar. Menggantung dipelupuk mata, tenggorokanku sakit. Aku mengambil nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya perlahan. Kau masih diam.

 Aku tak tahu, apakah sama yang kita pikirkan saat ini? Tatapanmu dalam, sesekali kau membuang pandangan, mengambil nafas dan mengeluarkannya, kemudian kembali menatapku. Aku tahu kau hendak mengatakan sesuatu tapi kau ragu, dan aku menunggunya. Aku sama sekali tak berharap kalimat yang akan kau ucapkan itu adalah kalimat selamat tinggal, karena aku masih ingin disini lebih lama lagi denganmu. Walaupun hanya berdiam saja. Aku tahu mata kita berbicara..
5 Catatan...: Januari 2011 satu jam sudah kita saling berdiam diri. Bertatap muka tanpa bicara, saling pandang. Berharap kau dan aku dapat temukan lagi rasa yang semp...

Jumat, 28 Januari 2011

Life Story Teller: Hari Ke-15 : Surat Cinta Titipan "Diniayu Lestari"...

Life Story Teller: Hari Ke-15 : Surat Cinta Titipan "Diniayu Lestari"...: "Hari ini mungkin jadi hari dimana aku mengingat tentang semua masalaluku. Denganmu, dengan mereka. Semua kenangan, manis ataupun tidak. Semu..."
5 Catatan...: Januari 2011 Life Story Teller: Hari Ke-15 : Surat Cinta Titipan "Diniayu Lestari"... : "Hari ini mungkin jadi hari dimana aku mengingat t...

aku dan kamu

Hari ini mungkin jadi hari dimana aku mengingat tentang semua masalaluku. Denganmu, dengan mereka. Semua kenangan, manis ataupun tidak. Semua menari nari di otakku. Sesuatu hal yang paling aku ingat, kamu pernah menangis karna aku, kamu sangat menyayangiku. Ya, waktu itu kau sangat takut kehilangan aku bukan? Dan waktu itu aku dan kamu masih sejalan. Kamu selalu bilang, kamu sangat sangat menyayangiku, selalu kau ulangi kalimat itu, disetiap waktu. Di telfon, di sms, dijalan, diatas motormu, dirumahku, dimanapun disetiap kesempatan. kalimat itulah yang selalu membuat dadaku sesak seakan penuh dengan kalimat yang kau ucapkan tadi dan membuat pipiku memerah seperti tomat yang baru dipetik dari dahannya.


Tapi itu dulu, dulu saat kita masih bersama. Dan disaat kita (tepatnya kamu) sudah merasa bahwa kita tidak lagi bisa menjadi kita. Kamu memilih untuk pergi dan meniggalkan aku untuk kebahagiaan sesaat yang bagiku tidak sebanding dengan kenangan yang kita lalui dan aku perjuangkan sayang. genggaman tangannya yang hanya beberapa menit bisa mengalahkan apa yang kita lalui selama setahun tujuh bulan itu.


Dulu, tiada hari tanpa kamu, tanpa decak kagum mereka yang salut dengan hubungan kita yang berhasil kita jalanin walaupun banyak sekali cobaan dan godaannya. Tapi, kita tetap bisa melewatinya bukan? Karena aku selalu tau kapan kamu bosan padaku, dan kamu selalu tau apa yang tidak aku suka darimu..Kita banyak kesamaan, kupikir kesamaan dapat menyatukan kita selamanya..Kita sama sama egois, sama sama manja, sama sama cuek dan banyak lagi kesamaan yang kita punya.. Ternyata kesamaan itulah yang memisahkan kita..Semua kesamaan itulah yang membuat kita sekarang pisah. Keegoisanmu dan keegoisanku membuat kita sering terjebak dalam masalah. Kebersamaan kita yang terlalu sering membuat kau tak terbiasa tanpa aku. Sifat manjaku dan sifat manjamu membuat kita tidak siap untuk tinggal berjauhan. Kita tidak berhasil untuk suatu hubungan jarak jauh, berbeda kota, bahkan pulau. Hanya mampu sebatas ini untuk bertahan. Selama satu tahun tujuh bulan, hanya satu kesamaanlah yang bisa membuat kita bertahan sejauh ini. Yaitu kita sama sama sayang. Ya, kamu menyayangiku dan aku sayang padamu.


Sebenarnya Bukan hal yang mustahil untuk kita menjalaninya kembali. Hanya butuh komunikasi yang lancar untuk mencairkan suasana antara kamu dan aku yang terlanjur beku karna kita sudah sangat lama tidak pernah lagi berkomunikasi. Itupun kalau kamu mau, aku selalu siap menerimamu kembali. Tapi nanti, nanti disaat kamu yakin akulah yang memang terbaik untukmu sekarang dan untuk selamanya..
5 Catatan...: Januari 2011 Hari ini mungkin jadi hari dimana aku mengingat tentang semua masalaluku. Denganmu, dengan mereka. Semua kenangan, manis ataupun tidak. Se...

Kamis, 27 Januari 2011

Di Pelataran Senja: Ini Cerita Tentang Senja dan Aku

Di Pelataran Senja: Ini Cerita Tentang Senja dan Aku: "“Di saat senja turun, maka kau akan merasakan ketenangan dan kedamaian. Rasakanlah.” -Tami- Senja… Beberapa teman mengatakan kalau aku..."
5 Catatan...: Januari 2011 Di Pelataran Senja: Ini Cerita Tentang Senja dan Aku : "“Di saat senja turun, maka kau akan merasakan ketenangan dan kedamaian. Rasaka...

Terima kasih

Terima kasih untuk hari ini, kemarin, kemarinnya lagi dan kemarinnya lagi, aku suka ..
Terimakasih buat waktu yang kau sediakan untukku disela-sela kesibukanmu, aku suka..
Terimakasih untuk sifat egois dan moody-mu, aku suka..
Terimakasih untuk kalimat kasar yang kadang kau ucapkan untukku, aku suka..
Terimakasih karena kau tak keberatan apabila aku repotkan, aku suka..
Terimakasih untuk saat bersama-sama yang kita lalui, aku suka..
Terimakasih karena mau menemani hari-hariku yang memang sepi, aku suka..
Terimakasih karena mau mengisi ruang kosong dihatiku (ecieee), aku sangat suka..
Terimakasih sayang.. ^^
tapi sayangnya kau tak lagi bisa jadi seperti yang aku suka.
Karena sekarang, kau tak lagi disini. Kau tlah pergi membawa semua hal yang aku suka, bersamanya.
Dan untuk semua hal itu,tetap saja ku suka.. karena bagaimanapun kamu aku tetap suka.
aku suka melihat kau suka :)
5 Catatan...: Januari 2011 Terima kasih untuk hari ini, kemarin, kemarinnya lagi dan kemarinnya lagi, aku suka .. Terimakasih buat waktu yang kau sediakan untukku dis...

Rabu, 26 Januari 2011

Di Pelataran Senja: Dua Cangkir Teh Hangat

Di Pelataran Senja: Dua Cangkir Teh Hangat: "“Aku harap ada waktu untuk aku, kau, dan 2 cangkir teh hangat. Sepotong fajar akan menemani kita. Itu saja cukup.” -Tami A..."
5 Catatan...: Januari 2011 Di Pelataran Senja: Dua Cangkir Teh Hangat : "“Aku harap ada waktu untuk aku, kau, dan 2 cangkir teh hangat. Sepotong fajar akan menema...

Sabtu, 22 Januari 2011

Tentang cita-citaku..

Sewaktu SD, aku ingin sekali menjadi Guru. Menurutku, Guru adalah sosok yang pintar dan berpendidikan tinggi. Jika aku menjadi Guru, aku akan jadi orang yang berguna untuk orang banyak, Begitu menurutku. Waktu itu aku juga sempat bingung, karena waktu itu aku juga bercita-cita menjadi Dokter. Mengalahkan orangtuaku yang hanya seorang Perawat. Dan Dokter juga sosok yang sangat dibutuhkan orang banyak. Lalu aku tanyakan pada teman temanku, ingin jadi apa mereka nanti? mereka kebanyakan memilih untuk jadi Dokter (walaupun ada beberapa temankku yang bercita cita menjadi seorang Pilot dan Polisi). kemudian aku putuskan untuk menjadi seorang Guru saja, toh teman-temanku nantinya akan menjadi Dokter. Kalo aku juga ikutan jadi Dokter, akan ada banyak dokter nantinya dan tidak ada yang menjadi guru, pikirku.

Selain cita cita ku yang ingin menjadi Guru. Dulu (bahkan sampai sekarang) Aku ingin sekali menjadi Penulis, aku iri pada Penulis, aku iri dengan setiap tulisan yang ia buat. Seorang Penulis terlihat cerdas tanpa harus mengeluarkan suara. ia bisa membuat kita mengerti apa yang ingin disampaikannya dengan rangkaian kalimat indah yang mereka tulis 

Aku juga ingin menjadi Musisi. Dengan musik mereka bisa menghibur orang banyak, dan yang terpenting bisa menghibur diri mereka sendiri disaat mereka sedih atau sedang menghadapi masalah. Setidaknya musik bisa membuat mereka sedikit lebih tenang. Waktu SMP aku pernah belajar bermain gitar, tetapi Ibu tak menyukainya. Katanya gitar itu hanya untuk anak laki laki saja. akupun berhenti belajar bermain gitar.

Selain itu aku juga ingin jadi Fotografer, aku menyukai Photograpy. Mereka bisa mengabadikan waktu, mengabadikan moment moment yang kadang sering terlupakan. Sehingga suatu saat kita ingin mengingat lagi, mereka tinggal melihat gambar dulu pernah di ambilnya. Selain itu juga merasa ada kepuasan tersendiri disaat bisa mengabadikan gambar secara sempurna dan dengan angle yang pas pula. Sehingga tidak bosan untuk dilihat. Dikampusku yang sekarang, aku ikut ukm yang berbasic fotografi dan perfilman, serta entertainment dan enterpreneur. Cinematografi namanya, aku sadar bahwa nanti bukan hanya pendidikan formal lah yang membuatku bertahan dan eksis di kalangan masyarakat, tetapi kita juga butuh soft skill untuk bekal masa depan kita nanti. Mungkin saja, misalkan nanti, aku tidak berhasil menjadi guru, aku punya kemampuan untuk menjadi seorang entertain ataupun enterpreneur.

Aku juga pernah ingin jadi Pelatih Basket. Waktu SMP aku pernah ikut ekskul basket disekolahku, aku bangga bisa bermain basket, aku bangga saat aku bisa memasukkan bola ke dalam ring dan mendapatkan poin. Sayang sekali ibuku juga tak menyukainya, ibuku bilang bermain basket bisa membuat kulitku hitam dan membuat tubuhku lelah. sebaiknya aku dirumah saja, begitu katanya.

Sewaktu kelas satu SMA, aku ingin jadi perawat. Perawat di sebuah rumah sakit jiwa. Yaaaa, menurutku itu sangat menyenangkan. Disana aku akan mendapat hiburan Cuma Cuma tiap hari, melihat tingkah aneh pasien. Aku rasa aku akan awet muda apabila bekerja disana. Tapi, untuk masuk kedunia kesehatan aku harus mengambil jurusan IPA di sma, yang (sumpah demi apa) aku sama sekali tidak mengerti pelajarannya. Aku benci berhitung dengan campuran huruf dan angka yang sama sekali tidak akan bisa dijumlahkan dengan cara biasa. Aku tidak suka sesuatu yang rumit dan membuatku pusing sendiri. Dan waktu itu aku lebih memilih jurusan ips (waktu itu jurusan bahasa ditutp karena peminatnya sedikit) karena aku rasa aku tidak akan terbebani dengan pelajaran yang lebih mengandalkan logika, nalar dan menghafal itu.

Dan dikelas 3 sma, aku memutuskan. Aku akan menjadi seorang psikolog. Menyenangkan sekali rasanya bisa membantu seseorang menyelesaikan masalahnya. Menyenangkan sekali rasanya kuliah tanpa harus berhubungan dengan hitung-hitungan. Selesai UAN, aku mulai menyiapkan diri untuk mengikuti UMB-PTN. Aku mengambil fakultas psikologi di beberapa Perguruan Tinggi Negeri. Tetapi ternyata di beberapa Perguruan Tinggi Negeri, Fakultas Psikologi mengambil mahasiswa baru dari jurusan IPA. Ah, menyesal sekali kenapa tidak dari dulu aku cari tau tentang ini. Tapi aku tidak menyerah begitu saja tentunya. Aku ambil saja Ipc sewaktu UMB nanti, dengan begitu aku bisa mengambil dari jurusan Ipa dan Ips sekaligus. Aku ikut bimbel di Ganesha Operation selama kurang lebih 3 bulan. Pada saat itu, GO telanai (dekat rumahku) kelasnya suda penuh, terpaksa aku mengambil kelas di GO thehok (sekitar 20 menit dari rumahku, tanpa macet). Dan hanya ada kelas pagi. Ah, menderita sekali rasanya. Di tambah lagi otakku yang susah sekali menerima pelajaran kimia dan fisika, beda dengan bilologi yang aku agak sedikit faham daripada dua pelajaran tadi. Selesai bimbel, aku tinggal menunggu kapan UMB. Aku optimis bisa lulus di pilihan pertamaku, atau paling tidak aku lulus di pilihan kedua (sama sama psikologi tapi beda PTN). Oh iya, plihan ketiga, aku memilih mengambil Fkip Ekonomi. Jadi, seandainya nanti aku tidak lulus pada pilihan pertama dan kedua, aku masih bisa kuliah di perguruan tinggi negeri dan menurutku fakultas keguruan ini sangat menjanjikan untukku. Pada saat waktu pengumuman Umb, dengan tidak sabar aku segera melihat pengumuman umb tersebut di situs umb.ac.id. tak sabar melihat hasil ujianku. Dan hasilnya.. aku lulus pada pilihan ketiga! FKIP EKONOMI . dan (lagi).. pupuslah harapanku menjadi seorang psikologi.

Sampai sekarang, aku belum tau mau jadi apa aku sebenarnya. Aku sudah lama belajar menulis, tapi tetap saja menurutku tulisanku tidak menarik seperti tulisan mereka. Aku juga ingin belajar bermain gitar lagi, tapi karena aku tidak bisa bermain gitar secara normal (aku hanya bisa menggunakan tangan kiri), jadi belum ada yang bisa mengajarkanku bermain gitar. Kenapa tidak les musik saja? sempat berpikir begitu, tapi uang saku yang dikirim orangtuaku hanya cukup untuk uang jajan dan makan serta perlengkapan pribadiku saja. misalkan aku minta uang lebih untuk ikut les musik, aku tidak yakin akan diberi izin. Karena, dari awal mereka sudah tidak setuju. Dan denga uang pas-pasan itu, aku mencoba menabung untuk membeli sebuah kamera. Sulit sekali rasanya menabung, karena aku tipe cewek boros yang tidak bisa menahan selera. Aku pernah bilang pada orangtuaku bahwa aku ingin membeli kamera. Mereka bilang, nanti saja apabila sudah benar benar diperlukan, misalnya nanti sewaktu aku KKN atau sudah mulai menyusun skripsi. Ah, lama sekali. Dan aku pikir memang tidak seharusnya memyusahkan mereka. Karena saat ini kamera masih diluar keperluan kuliahku.

Bagaimana dengan basket? Aku rasa ini sudah tidak mungkin lagi, sekarang aku mahasiswi di FKIP Ekonomi di sebuah perguruan tinggi negeri di sebuah kota di sumatera. Tidak ada lagi kesempatan untukku untuk mndalami basket dan menjadi pelatih basket. Dulu, pernah terlintas di pikiranku ingin masuk Porkes saja. tetapi, tinggi badanku tidak mencukupi dan tubuhku yang tidak tahan banting. Aku membuang jauh jauh pikiranku itu dan lebh memilih ekonomi. Karena disitu aku bisa belajar ekonomi secara lebih detail dan menyeluruh daripada di fakultas ekonomi saja ( tentu, karena aku ditempa untuk menjadi seorang guru yang harus tau segala hal yang berbau ekonomi). Lulus dengan menyandang gelar S.Pd, aku menjadi seorang guru di sebuah Sma (entah dimana aku akan mengajar nanti), aku juga bisa menjadi enterpreneur seperti ayahku dan mungkin bisa saja aku bekerja di kantor pajak (andai saja nilai akuntansiku tidak C+ seperti sekarang).

Dan seharusnya aku sadar, aku tak perlu bingung nanti aku akan menjadi apa, bagaimana dan dimana. Malah menimbulkan kesan bahwa aku orang yang plin-plan dan tidak jelas. Ayahku bilang, dimanapun seseorang mengenyam pendidikan, apabila ia menjalaninya dengan serius, akan membuahkan hasil yang baik. Beliau juga pernah bilang, orang pintar tidak akan pernah bingung kemana dia akan melangkah karena dimanapun dia berada, dia akan dibutuhkan oleh banyak orang :)
5 Catatan...: Januari 2011 Sewaktu SD, aku ingin sekali menjadi Guru. Menurutku, Guru adalah sosok yang pintar dan berpendidikan tinggi. Jika aku menjadi Guru, aku a...

Selasa, 18 Januari 2011

my 2nd family ♡


ini waktu bakar jagung di cinema center bareng bang Alex(baju putih), bang ardo (kemeja coklat), bang jaya (fotografer-nya, jadi ga keliatan), kak ardy (baju ijo), bang andry (baju putih, dibelakang),prisli, kak dewi n toto :)


kalo yang ini, waktu ulang tahun provinsi Jambi yang ke 54, ada pameran di kantor gubernur, trus aku bareng anak cinematografi unja masuk stand POLDA JAMBI, disana kami di kasih penjelasan tentang senjata senjata apasaja yang dipake polisi selama bertugas, kayak yang lagi aku pegang itu namanya gas gun (gas airmata kalo ga salah hho), terus kalo yang dipegang bang ardo itu namanya aku lupa hehe
disana juga dijelaskan bagaimana bahaya NARKOBA, ada ganja kering, ekstasi ato yang sering dibilang 'boti' sama anak sekarang, ada lem aica aibon, thinner (bahan adiktif) dan banyaaak lagi.
hmm, ingat seseorang..




nah kalo yang ini waktu lagi dalam forum "ANCUR" (Ajang Curhat), ini waktu baru putus sama si '16'. aku disambut dengan pertanyaan pertanyaan konyol dari mereka. "Din, kamu ga ada niat buat bunuh diri kan?" atau.. "Din, kamu ga depresi kan? cuma putus ini, ntar kita cari lagi aja yaa" atau lagi, kata kata prihatin kayak >> "yang sabar ya diin, aku ikut sedih" . hoaaaaaaaaaaaaam!!!!!!!
it's just about my heart and my brain, sedih boleh, tapi ga berlarut larut juga kaleeeee, pikirin lagi buat ke depan. sayang sih sayang, tapi si pengecut itu akan jadi pengecut selamanya, bersembunyi di balik sifat cuek dan tak acuh nya, huh!


Yang ini, waktu aku jadi panitia "BATANGHARI STREET HUNTING FOTO" di Sanggar batik (Seberang,Jambi), bareng partner aku kak Sri Dewi Anjani. waktu itu pagi jam 09.00 start dari Tanggo Rajo, trus kami menyeberang pake ketek alias perahu (tapi udah ada mesinnya), kira kira 15 menit, kami sampe di olak kemang. sementara para photografer sibuk hunting sana sini, kami para panitia duduk di warung nasi gemuk dekat pasar olak kemang, karena tadi pagi belum makan jadi kami makan disana.
Selesai makan, kami jalan kaki ke Sanggar batik, lumayan jauh dari olak kemang. sekitar 1 jam kemudian (jalan bentar, berenti, jalan bentar, istirahat) akhirnya sampe juga di sanggar batik. lama juga nungguin peserta selesai hunting. jam udah nunjukin angka 11.45, akhirnya selesai juga. waktunya nyerahin foto yang mau di lomba-in, Panitia disediain satu buah laptop + card reader buat mindahin foto dari memory DSLR peserta. sempet ujan juga 15 menit, kami yang cuma berteduh di pondok, kena percikan hujan. untung hujan ga lama.
Batang street photo hunting selesai jam 3 sore, kami pulang ke Cinema Center buat ngumpulin foto yang mau dikut-sertain dalam lomba ini..


nah, kalo yang ini lagi dirumahnya mas Riko, abis nganterin foto yang mau dilombain.


abis dari rumahnya mas riko, kami mampir ke Temphoyac (pusat belanja souvenir dan oleh oleh jambi), punya nya mas riko, pulang dari sana kami dikasih souvenir sama mas riko, pin yang ada tulisan i love jambi nya hhe.makasih mas riko ^^
5 Catatan...: Januari 2011 ini waktu bakar jagung di cinema center bareng bang Alex(baju putih), bang ardo (kemeja coklat), bang jaya (fotografer-nya, jadi ga keliata...

Kamis, 13 Januari 2011

catatan pendek, yaaa..

Tentu saja banyak yang ingin aku ceritakan padamu.. tentang susu coklat FF kadaluarsa yang tadi sore aku beli di minimarket depan gang, tentang aku dan kamarku yang (akhir akhir ini) selalu berantakan, tentang selera makanku yang tidak jelas, tentang bakso jamur yang lezat yang tadi sore ku makan, tentang absen matkul b.indo yang kosong melebihi 4 kolom (apa aku bisa ikut ujian?) tentang mood ku yang mudah sekali berubah, tentang kebiasaan burukku yang lagi lagi tak bisa aku hilangkan. Dan banyak hal lagi yang perlu kau ketahui, walaupun itu sama sekali tidak penting haha :D

aku merasa lebih lega sekarang ^^
5 Catatan...: Januari 2011 Tentu saja banyak yang ingin aku ceritakan padamu.. tentang susu coklat FF kadaluarsa yang tadi sore aku beli di minimarket depan gang, tent...

berbicara tentang sebuah kejujuran ..



(Tanya diri sendiri) apa yang kalian rasakan disaat kalian berkata jujur? banggakah kalian? lega? seringkali saya berfikir kalau jujur itu sangatlah penting, tetapi adakalanya saya harus berbohong untuk sesuatu, mungkin ketika saya tidak ingin orang lain tau tentang kelemahan saya, saya tidak mau orang lain tau apa kelebihan saya, tidak ingin orang lain tau tentang kehidupan saya, atau saya tidak ingin menyakiti hati orang lain, dan yang pasti saya juga tidak ingin menyakiti hati saya sendiri tentunya dan banyak lagi alasan alasan seseorang untuk berkata bohong.


lalu, apa perasaan kalian apabila seseorang membohongi kalian? marahkah? kenapa kalian bisa marah? bukankah kalian juga sering berkata tidak jujur? itu karena manusia itu egois. sifat dasar manusia, tidak mau dibohongi, tapi mau membohongi orang lain. jangan bilang itu tidak benar. 

jujur saja, saya tipe orang yang seperti itu dan bagi saya itu normal. dan.. disaat kalian ingin belajar menjadi seseorang yang jujur dan terasa sangat sulit, kalian hanya butuh keyakinan dari dalam hati kalian , sugesti saja diri kalian bahwa jujur itu membuat hati dan jiwa kalian bersih, hidup kalian menjadi lebih ringan,legaaa..hha dan tentu saja untuk kebaikan kalian sendiri agar nantinya tidak terjebak dengan kebohongan kebohongan yang kalian buat :) jujur itu perlu. jadi, berbohonglah seperlunya ^^v
5 Catatan...: Januari 2011 (Tanya diri sendiri) apa yang kalian rasakan disaat kalian berkata jujur? banggakah kalian? lega? seringkali saya berfikir kalau jujur...

Adikku sayang, adikku malang..

Dini, kemaren prakash minta surat pindah, gmn, kt prakas udah dibilang sama bpk. Bisa nggak datang kesekolah besok? Dia hari ini nggak sekolah.


Ini entah sms yang keberapa yang dikirim wali kelas adik saya tentang kelakuan adik saya disekolah. Ini bukan tentang ketidak-becusan saya dalam mengurus dan mengawasinya, tapi tentang sifatnya yang malas dan tidak mau memikirkan bagaimana nanti jika ia telah dewasa dan bagaimana nanti masa depannya.

Dulu, sewaktu saya masih duduk di bangku sekolah, banyak teman-temanku yang pemalas kayak dia, tapi mereka bertanggung jawab dengan apa yang harus ditanggungnya. misalnya saja nilai semester mereka yang memenuhi standar kompetensi. Pacar saya dulu juga jarang masuk sekolah, dia lebih seneng menghabiskan waktunya di warung internet, bermain game online dan duduk di kantin sekolah. tetapi ia selalu bisa menyelesaikan tugas dan dapet nilai (diatas standar kompetensi, atau paling nggak memenuhi standar kompetensi)

emang sih, saya yang minta sama orang tua  buat nyekolahin Prakash di Jambi bareng saya, maksudnya biar dia tau gimana rasanya punya temen banyak. eh, dianya malah kelewatan gini. saya nya juga susah, jadi gak bisa fokus kuliah karna mesti bolak balik kesekolahnya. ngurusin ini itu segala macam urusan skolah tu anak. capek lah pasti, tapi ya gimana lagi, Ayah udah kasih perintah buat ngawasin dan ngurusin Prakash. hmmp..
5 Catatan...: Januari 2011 Dini, kemaren prakash minta surat pindah, gmn, kt prakas udah dibilang sama bpk. Bisa nggak datang kesekolah besok? Dia hari ini nggak sekol...
< >