+ -

Pages

Jumat, 28 Januari 2011

aku dan kamu

Hari ini mungkin jadi hari dimana aku mengingat tentang semua masalaluku. Denganmu, dengan mereka. Semua kenangan, manis ataupun tidak. Semua menari nari di otakku. Sesuatu hal yang paling aku ingat, kamu pernah menangis karna aku, kamu sangat menyayangiku. Ya, waktu itu kau sangat takut kehilangan aku bukan? Dan waktu itu aku dan kamu masih sejalan. Kamu selalu bilang, kamu sangat sangat menyayangiku, selalu kau ulangi kalimat itu, disetiap waktu. Di telfon, di sms, dijalan, diatas motormu, dirumahku, dimanapun disetiap kesempatan. kalimat itulah yang selalu membuat dadaku sesak seakan penuh dengan kalimat yang kau ucapkan tadi dan membuat pipiku memerah seperti tomat yang baru dipetik dari dahannya.


Tapi itu dulu, dulu saat kita masih bersama. Dan disaat kita (tepatnya kamu) sudah merasa bahwa kita tidak lagi bisa menjadi kita. Kamu memilih untuk pergi dan meniggalkan aku untuk kebahagiaan sesaat yang bagiku tidak sebanding dengan kenangan yang kita lalui dan aku perjuangkan sayang. genggaman tangannya yang hanya beberapa menit bisa mengalahkan apa yang kita lalui selama setahun tujuh bulan itu.


Dulu, tiada hari tanpa kamu, tanpa decak kagum mereka yang salut dengan hubungan kita yang berhasil kita jalanin walaupun banyak sekali cobaan dan godaannya. Tapi, kita tetap bisa melewatinya bukan? Karena aku selalu tau kapan kamu bosan padaku, dan kamu selalu tau apa yang tidak aku suka darimu..Kita banyak kesamaan, kupikir kesamaan dapat menyatukan kita selamanya..Kita sama sama egois, sama sama manja, sama sama cuek dan banyak lagi kesamaan yang kita punya.. Ternyata kesamaan itulah yang memisahkan kita..Semua kesamaan itulah yang membuat kita sekarang pisah. Keegoisanmu dan keegoisanku membuat kita sering terjebak dalam masalah. Kebersamaan kita yang terlalu sering membuat kau tak terbiasa tanpa aku. Sifat manjaku dan sifat manjamu membuat kita tidak siap untuk tinggal berjauhan. Kita tidak berhasil untuk suatu hubungan jarak jauh, berbeda kota, bahkan pulau. Hanya mampu sebatas ini untuk bertahan. Selama satu tahun tujuh bulan, hanya satu kesamaanlah yang bisa membuat kita bertahan sejauh ini. Yaitu kita sama sama sayang. Ya, kamu menyayangiku dan aku sayang padamu.


Sebenarnya Bukan hal yang mustahil untuk kita menjalaninya kembali. Hanya butuh komunikasi yang lancar untuk mencairkan suasana antara kamu dan aku yang terlanjur beku karna kita sudah sangat lama tidak pernah lagi berkomunikasi. Itupun kalau kamu mau, aku selalu siap menerimamu kembali. Tapi nanti, nanti disaat kamu yakin akulah yang memang terbaik untukmu sekarang dan untuk selamanya..
5 Catatan...: aku dan kamu Hari ini mungkin jadi hari dimana aku mengingat tentang semua masalaluku. Denganmu, dengan mereka. Semua kenangan, manis ataupun tidak. Se...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >