+ -

Pages

Sabtu, 19 Februari 2011

NGEBAHAS GANJA (LAGI) YOK !

Kalian pasti tau apa itu Ganja. Siapa yang ga kenal ganja. Ya, Marijuana atau Cannabis sativa, sama aja. awalnya ketertarikan saya tentang ganja yaitu karena beberapa teman saya yang udah banyak terseret ke lembah hitam ini. Walaupun sebenernya tanaman ganja yang selama ini lekat dengan nilai negatif, ternyata punya lebih banyak nilai positif,jadi punya nilai tambah bagi masyarakat apabila mereka tau dan ga  nyalahgunain ganja itu sendiri.

Awalnya sih, saya nanya ke ayah saya (ahli medis) tentang bahaya ganja, beliau bilang, ganja memiliki potensi medis dalam pengobatan. Di dalam tanaman ganja, terdapat suatu zat yang disebut Tetrahydrocannabinol (THC). THC merupakan salah satu zat yang dapat menghilangkan rasa sakit, misalnya pada penderita glukoma. THC memiliki efek analgesik, dosisnya tinggi, jadi ga perlu gunain terlalu banyak.  kalo kadar THC diperkaya, bisa jadi lebih potensial buat pengobatan. Selain itu di dalam masyarakat tradisonal, opium, cocaina, dan ganja, dipakai sebagai obat herbal.  Selain untuk meringankan rasa sakit, obat-obatan dari ganja juga digunakan untuk menambah nafsu makan bagi penderita anorexia, dan untuk melawan efek sampang kemoterapi  pada penderita kanker. Senyawa bernama delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) ini juga dapat melawan penyakit pembuluh darah atherosclerosis pada tikus. Atherosclerosis muncul bila adanya masalah pada pembuluh darah – misalnya akibat nikotin pada rokok – menyebabkan munculnya reaksi kekebalan dari tubuh yang memicu penimbunan lemak di pembuluh arteri.

Kepala Bidang Riset Indonesian National Institute on Drug Abuse (Inida), Tomi Hardjatno di Jakarta, Kamis mengatakan, ganja selama ini lekat dengan nilai negatif karena tidak ada upaya untuk mengembangkan ke arah positif. Selama ini, sesuai dengan kriminalisasi penggunanya, ganja berkonotasi buruk. Menurut Tomi, ganja harus dilihat secara proporsional, jangan langsung dibasmi. Harus kita lihat apakah ganja seburuk yang digambarkan. Secara umum ganja tidak menimbulkan ketagihan (withdrawal) seperti halnya morfin. Bila seorang pecandu morfin memutuskan untuk berhenti, dia akan merasakan rasa sakit di tubuh, lazim disebut sakaw. Dari studi literatur, jelas Tomi, ganja hampir sama dengan rokok. Ganja tidak pernah menimbulkan overdosis dan tidak menimbulkan sifat agresif. “Tetapi semua itu harus dibuktikan lewat penelitian” pungkasnya.

pencandu ganja dekat dengan risiko schizophrenia, yakni adanya peningkatan gejala seperti paranoid, yaitu pecandu seolah-olah mendengar suara-suara dan melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada (penelitian meta analisis yang dilakukan para ahli dari Universitas Cardiff dan Universitas Bristol, Inggris). Pecandu ganja juga akan mudah depresi. Disaat mendapat masalah, pecandu cenderung lari dari masalah, terus ngeganja, pada saat itulah dia akan merasakan kebahagiaan yang sangat.tapi hanya sesaat saja, disaat ia menghisap ganja kering yang telah ia linting.

kemudian, karena sifatnya sebagai halusinogen dan dapat menimbulkan euforia, ganja juga membuat orang menjadi malas. Efek paling buruk dari ganja jadi ngebuat pemakai lebih lamban, cenderung kurang waspada dan juga mudah kehilangan konsentrasi,denyut nadi cenderung meningkat, keseimbangan dan koordinasi tubuh menjadi buruk, ketakutan, mudah panik, depresi, kebingungan dan berhalusinasi. Dampak fisik lain, dalam paru, ganja membuat banyak dampak pada kesehatan seperti asap tembakau-batuk harian, dahak, bronkitis dan kerentanan yang lebih tinggi terhadap selesma dahak.  Pemakaian ganja jangka panjang juga dapat merusak paru. penghisap ganja menghirup dan menahan asap dalam-dalam di paru-paru. Ganja meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.
 

mau tau gimana pendapat teman teman saya tentang efek negatif ganja. (yang mereka sendiri udah tau, tapi tetep ajaa) macam macam laaaah,, ada yang EGP, ada yang udah mau berenti trus keluar dari lembah hitam ini, tapi gabisa gara-gara udah tau gimana enaknya ngeganja. banyaklah, yang pasti (katanya) mereka ga mungkin selamanya hidup kaya gini, walopun mereka sendiri gatau kapan mau berenti dari yang ginian. hmmm... cepet tobat ya teman temaan .)
5 Catatan...: NGEBAHAS GANJA (LAGI) YOK ! Kalian pasti tau apa itu Ganja. Siapa yang ga kenal ganja. Ya, Marijuana atau Cannabis sativa, sama aja. awalnya ketertarikan saya tentan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >