+ -

Pages

Rabu, 25 Mei 2011

makasih nasehat dan sarannya, keluarga keduaku :)

« on: May 13, 2011, 03:35:09 PM »
Reply with quoteQuote Modify messageModify Remove messageRemove

sebelumnya saya minta maaf sama temen temen cinema kalau mungkin saya sudah banyak mengabaikan kewajiban saya di cinema, seperti terlambat saat rapat, terlambat mengumpulkan script film, tidak bisa berkarya seperti yang lainnya. maaf saya terpaksa curhat disini.


kalian tau bagaimana cara mendamaikan keluarga yang sudah terlanjur broken itu  gimana? bapak dan ibu bercerai, dan tidak bisa bersilaturahmi dengan baik, bahkan bisa dibilang bermusuhan. mungkin saya tidak mau bilang kalau saya ini korban broken home.tapi adik saya, gimana caranya ngelurursin pikirannya yang udah terlanjur hancur?selama ini saya selalu memperhatikan adek saya, pola pikirnya yang cenderung selalu menghindar dari masalah. bapak sering mengeluh, marah dan kesal terhadap ibu saya, ibu saya selalu bilang capek nerima tuduhan tuduhan yang tidak pernah ada buktinya itu. mungkin bapak saya sakit hati sm ibu, dan ibu sangat ingin dapat maaf dari bapak.


selama ini saya tidak pernah dengar ibu saya mengeluh. sampai kemarin malam ibu bilang beliau sebenarnya sedih sm apa yang harus diterima adek gara gara mereka cerai.
ibu bilang, dia sedih karna ibu harus rela kami di asuh bapak.
ibu mau mengalah untuk bapak, untuk kebahagiaan bapak. agar semua salah 
ibu dimaafkan oleh bapak.
ibu bilang, sangat sakit rasanya selama bertahun tahun tidak bisa bertemu kami dan tidak bisa menjadi bagian dari masa kecil kami.
ibu bilang, ibu rindu dengan tawa kecil kami selama kami tidak bertemu dengannya.
ibu bilang, itu semua demi bapak.


saya sangat menyesal, sangat sangat menyesal karena setelah perceraian ayah dan ibu saya 12 tahun yang lalu saya sempat trauma.
saya sangat membenci ibu saya dulu, saya selalu terbangun tengah malam, saya selalu bermimpi buruk.
didalam mimpi saya, saya tiba tiba terjatuh ke lubang yang dalam, dan lalu terbangun, tersentak. begitu setiap malamnya, saya cuma punya ayah. sampai kelas 6 sd, barulah saya sembuh dari trauma.


dan sekarang, setiap adik saya bermasalah, bapak dan ibu saya mulai saling tuduh tuduhan, dan saya lah yang jadi perantara keluhan mereka, kebayang betapa susahnya untuk menyatukan orang tua, sementara saat ingin menyampaikan perkataan bapak ke ibu.


ibu bisa saja sakit hati dan kecewa pada saya, begitu juga bapak. mungkin bisa saja beliau merasa saya menghianati rasa sayangnya selama ini terhadap saya. 
sedikitpun, saya tidak ingin itu terjadi.


saya juga menyesal, karna hanya beberapa kali adek saya mau cerita tentang masalahnya. mungkin saya belum bisa jadi kka yang baek untuk adek adek saya. jadi apa yang harus saya lakukan terhadap orang tua saya yang selalu bertengkar dengan saya sebagai perantaranya?? dan adiksaya yang mungkin sudah capek sm kelakuan orangtua yg mungkin menurutnya egois.

saya sudah bosan browsing buku ataupun googling ttg keluarga broken. dan saya belum dapat pemecahan untuk adik saya.saya mohon sekali nasehat dari teman teman sekalian..



Re: minta sarannya kka = bang idris
« Reply #1 on: May 15, 2011, 05:20:45 PM »

Dini...
Punya cermin?
saat kamu bercermin apa kamu melihat bahwa kamu sangat cantik? pasti.... bahkan abg pernah baca status FB-mu tentang itu,

tapi ternyata setelah abg baca cerita ini, ada sesuatu yang lebih dari sekedar cantik, kamu cukup kuat adikku, bahkan sangat kuat,karena masih sanggup bertahan dalam keadaan ini. 

dini cukup pandai menutupi perasaan itu, kesedihan dan masalah-masalah yang dini hadapi.
setidaknya cerita ini, bisa membuat teman2 yang lain bersyukur karena tidak mengalami spt yg dini alami.
orang bilang cobaan yang kita hadapi itu, menunjukan Level kekuatan kita sebagai manusia, semakin berat masalahnya, maka semakin kuat manusia itu.

sebagai seorang anak, yang terbaik yang dilakukan adalah :
-menuruti semua perkataan orang tua.
-selalu mendo'akan mereka,
-berusaha memberikan kebanggaan kepada mereka (Prestasi)

anak tidak berkewajiban apapun untuk ikut campur dalam masalah orang tua, meski anak itu merasakan langsung dampak dari masalah tersebut. tapi Dini berhak... berhak memilih untuk melakukan apapun yang terbaik bagi keluarga Dini. karena sekarang Dini sudah Dewasa....

berbeda jika dilihat dari posisi dini sebagai seorang kakak. sebagai seorang kakak, Dini berkewajiban memberikan kasih sayang terhadap adik. sehingga adik-pun akan menghormati sang kakak.
sebagai seorang kakak, sering2lah menasehati adik, tapi jangan dipaksakan. saat terbaik untuk menasehati adalah ketika dia bercerita tentang masalah yang dia hadapi, duduk berdua, dengarkan semua ceritanya, lalu tunjukan respon baik dan pandangan2 yg baik menurut Dini.

apalagi Ibu sudah tidak dekat lagi, adik Dini cowok kan? maka Dini lebih dari sekedar Kakak bagi dia. Apa wajah Dini mirip Ibu? kalau iya... Pasti Adik sering terbayang wajah Ibu (kalau lgi kangen dan ga bs bertemu) saat memandang wajah dini.

semua yang abg tulis merupakan pandangan awal dan Umum, jika ada yang tidak sesuai maka Dini bisa memberitahukannya... ^_^ 
satu lagi...
rajin-rajin Do'a, dan minta petunjuk sama Allah...
InshaAllah Dini kuat mengahadapi masalah ini... Smiley



Re: minta sarannya kka =  Bang yudi 
« Reply #2 on: May 16, 2011, 01:36:15 AM »

Dini....Mau nangis ni abg, tapi bangga juga sih punya adek kayak dini.
You Must Be Strong.

Setuju dengan idris,,

Intinya, semua ndak perlu disesalkan. Jadikan pengalaman kisah ortu kita sebagai pelajaran kelak diwaktu kita berkeluarga. Soal adik itu soal waktu,,abg yakin dini kuat sampai waktu itu tiba..waktu ketika adik sadar bahwa hidup ini adalah soal takdir. Dini gak boleh bilang "capek" ya.? itu kalimat sugesti terjelek dijagat raya. Sip...Doa...itu termasuk kalimat sugesti terbaik, 

gni deh konkritnya :
coba skenariokan gmn caranya ayah am ibu dan adik2 smua bisa ngumpul,, ntah dirumah atw disebuah rumah makan, buat seolah olah ini adalah sebuah kebetulan. Ketika mreka ngumpul langsung bkin acra ANCUR ( Ajang Curhat ), Dini yang harus memulai, kmudian ajak adik untuk bicara, kluarkan smua unek2nya. Ketika adik bisa ngluarin unek2nya scara otomatis dia mngluarkan smukepenatannya. Disaat itu mungkin...ayah dan ibu bisa menjelaskan alasan yg konkrit knp mreka bs bercerai.

Ataw...buat rekaman kekesalan adik terhadap org tua, dini juga harus berkomentar, dini juga bisa nyampein unek2. Berikan hasil rekaman tersebut ke ayah dan ibu.

Terkadang orang tua lupa memikirkan psikologi anak akibat ulah mreka, terkadang mreka ingin memikirkan namun cara mreka tidak sesuai dengan apa yang kita mau dan dirasa kurang maksimal.
inti kokritnya : buat si adek bisa ngluarin unek2nya di depan ayah dan ibu.....

Smiley
say with Action ! say With Movie !!
GO ACTION !!!

abg juga dari kluarga broken..dari kecil juga. Punya kakak dan adek yg suka ngeluh ketika disekolah ditanya " bapak kamu kerja apa?? "



Re: minta sarannya kka = Bang ihsan
« Reply #3 on: Today at 05:15:58 AM »


keep strong sista... Cheesy
setuju sm idris n bg dewa,,
smuanya butuh waktu, tapi apa kita harus menunggu semua itu terjadi dengan sendirinya..??
tentu tidak, mulai lah dari sekarang perlahan tapi pasti, sedikit demi sedikit memang g mudah untuk menyatukan mereka yg telah pisah dalam waktu yg lama, tapi setidaknya buat mereka mengerti bagaimana kondisi psikis kalian

saat mereka pisah buat mereka mersakan betapa indahnya keluarga yang utuh dan harmonis..
mungkin cara yg d kasih bang dewa bisa berhasil..

keep spirit aj yaak,
semua berawal dari keyakinan, apa yang kita yakini akan terjadi, pasti bisa terjadi (trust it) Cheesy Smiley




pas baca ini, yang tadinya udah tenang nangis lagi. saya tau kalian semua peduli sama saya. maaf kalo saya sering mengecewakan kalian Photobucket

makasih Bang yudi, makasih bang idris, makasih juga bang ihsan. 
makasih ya cinema, keep going action !! Photobucket
5 Catatan...: makasih nasehat dan sarannya, keluarga keduaku :) minta sarannya kka «  on:  May 13, 2011, 03:35:09 PM » Quote   Modify   Remove sebelumnya saya minta maaf sama temen temen cinema k...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >