+ -

Pages

Minggu, 30 Oktober 2011

Ternyata Saya Tidak Bisa dikategorikan Sebagai Pacar Idaman.

Dari kejadian yang sudah sudah, bisa diambil kesimpulannya kalo saya memang tidak bisa dikategorikan sebagai pacar idaman. saya sudah beberapa kali punya teman spesial, tapi mereka semua nyerah sama saya. dan setelah saya telaah kembali, ternyata alasannya

1. Saya terlalu sibuk dengan dunia saya sendiri
karena apa? karena saya sudah terbiasa. sejak kapan? semenjak temen yang menurut saya paling spesial berkhianat. saya sempat kehilangan arah. saya memang tidak bisa memohon seseorang untuk tetap bersama saya, walaupun dia begitu spesial. tapi mungkin menurutnya, saya tidak sspesial lagi. mulai dari situ saya coba cari dunia saya sendiri, saya sibukkan diri saya dengan kegiatan ini itu supaya saya bisa lupakan sesuatu yang dalem saya rasakan. itu sama sekali tidak gampang, bertahun tahun saya jalani supaya bisa move on dan sampai sekarang saya jadi kebiasaan, susah untuk mengalihkan saya dari dunia yang saya punya itu.

2. Saya bukan anak rumahan.
saya memang sering tidak betah kalau harus diam seharian dirumah. ditambah lagi saya ngekost, saya lebih suka diluar rumah, bersosialisasi, bertemu orang banyak, dengan itu saya tidak merasa kesepian dan suntuk dengan keadaan. saya sudah kehilangan banyak orang dihidup saya, saya butuh lebih banyak orang lagi untuk mengisi kekosongan tersebut. jadi ya saya tidak terlalu suka menghabiskan waktu dirumah saja.

3. Saya punya lebih banyak teman lelaki.
ya memang bisa dibilang teman sehari hari saya itu lelaki, hampir semua. 85% teman saya lelaki dan 15% persen teman wanita saya. menurut saya teman wanita itu tidak bisa sembarangan. wanita dengan wanita akan lebih susah menyatu dan cocok dalam jangka waktu panjang. ada, tapi mungkin cuma 1 atau 2 dari sekian teman wanita. beda dengan teman lelaki yang sifatnya lebih penyayang dan peduli dan melindungi. saya nyaman berteman dengan mereka. mereka semua peduli sama saya, insyaallah.

mungkin karna itu juga setiap lelaki yang mau mengenal saya jadi mundur perlahan. mungkin karna gampang cemburu, tidak betah, dan tidak sabar menghadapi saya. menurut saya ya tidak apa apa walaupun agak kecewa karena mereka tidak berusaha untuk tetap bertahan untuk saya, itu menyakitkan sekali sebenarnya. tapi yasudahlah. begitulah.. dan lagi lagi saya tidak suka dan tidak mungkin memaksa mereka untuk tetap bersama saya. karna itu bukan saya.

bukan salah saya, tapi salah kalian saja yang tidak bisa bersabar menghadapi saya. kalaupun sabar, saya bisa saja meninggalkan itu semua dan fokus ke satu saja. tapi sayangnya tidak bisa. dan karna kalian semua, saya jadi harus mengakui bahwa saya tidak bisa dikategorikan sebagai pacar idaman!
5 Catatan...: Ternyata Saya Tidak Bisa dikategorikan Sebagai Pacar Idaman. Dari kejadian yang sudah sudah, bisa diambil kesimpulannya kalo saya memang tidak bisa dikategorikan sebagai pacar idaman. saya sudah beber...

2 komentar:

Maya Dwi Arfiani mengatakan...

Agreed. What a match reason.

diniayulest mengatakan...

hehehe
thanks maya

Posting Komentar

< >