+ -

Pages

Senin, 20 Agustus 2012

Dan itu, benar :)

sedari kemarin terbuai dengan tulisan tulisan indah yang anggap saja entah-siapa-namanya. Di tumblr itu, dia menceritakan betapa cintanya dia dengan seorang wanita yang (pernah) jadi miliknya. Entah berapa nilai yang pantas diberikan kepada sang wanita hingga bisa membuat lelakinya ikhlas tulus mencintainya tanpa batas waktu, serta bisa mengeluarkan air mata dan sangat mengagungkan cinta mereka dahulu (tentunya tanpa melupakan cintanya kepada tuhannya).

Berawal dari sebuah kalimat yang kurang dari 140 karakter di twitter yang di retweet oleh teman. Bertemulah saya dengan satu link tumblr seorang lelaki, yang sepertinyapun namanya tidak begitu asing. Kalimat demi kalimat yang ditulisnya begitu mengalir, terasa tulus, terasa menyentuh, terasa nyata dan bisa saya rasakan dan itu membuat saya heran, mengapa kisah setulus kalian bisa terpisah. Bahkan dari tulisannya tidak sedikitpun saya temukan dia menyebut nyebut kesalahan siapa dan mengapa alasan mereka berpisah. Begitu tulus..

Ah, entah berapa kali saya mengucapkan kata begitu tulus. Karna memang hal itu yang saya tangkap dari tulisan tulisannya. Lelaki mana yang bisa buta mata hatinya kalau bukan karna kisah mereka yang terlalu indah hampir tak ada celah untuk mengingat kesalahan kesalahan sedikitpun? dan bisa menangis tanpa henti menyesali berakhirnya hubungan yang sudah terjalin lama. Mereka sempurna.

Karna menurutku, wanita sangat lembut hatinya. Tanpa kisah indahpun, wanita lebih gampang tersedu meneteskan airmata. Tidak dengan pria, yang tidak akan menangisi hal yang tidak begitu perlu.

Begitu hebat wanitamu itu. Akupun hendak ikut berdoa untuk kalian, semoga hatimu yang telah dikembalikan itu akan diminta kembali olehnya. dan semoga kau tetap bertahan dengan janji yang pernah kau katakan itu. Aku mendukungmu, walau kita tak saling mengenal. Tapi aku menyukaimu, menyukai tulisanmu dengan kata demi kata yang kau susun dengan rapi sehingga terasa manis.

Seperti yang pernah saya rasakan, ketika hati bersedih. Merangkai kata akan terasa sangat menyenangkan, mengalir bagai air. Sedangkan ketika hati bahagia, hampir saja tak bisa diungkapkan dengan rangkaian kata semanis ketika menulis atas nama hati yang bersedih.

Karna memang bahagia kadang tidak bisa diungkapkan dengan kata kata. Hanya bisa dirasa, sungguh dalam, menyenangkan, mengharukan. Sampai akhirnya nanti bahagia tinggal kenangan, sebagian orang memilih membekukannya dengan tulisan.




5 Catatan...: Dan itu, benar :) sedari kemarin terbuai dengan tulisan tulisan indah yang anggap saja entah-siapa-namanya. Di tumblr itu, dia menceritakan betapa cintanya d...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >