+ -

Pages

Selasa, 30 Oktober 2012

Rumit.

Katanya.. Seiring waktu berjalan, seiring kebersamaan, cinta bisa datang. Cinta akan menyesuaikan, cinta akan terbiasa. Tetapi kenapa semua itu tidak berlaku untuk saya dan kamu?

Saya yang sudah mengenalmu ketika saya berumur 4 tahun, walaupun belum terlalu dekat dan kemudian setelah itu, setiap hari kamu selalu hadir mengisi hari hari saya. Dan diumur saya yang ke 5, saya mencoba untuk memahami kamu. Pelan.. Perlahan..

Setiap harinya saya selalu mencoba untuk mempelajari dan memahami kamu, saya mulai belajar untuk mencintai kamu. Tapi kenapa sampai umur saya 19 tahun ini pun, setah 15 tahun bersama, saya belum bisa benar benar memahami kamu dan mencintai kamu dengan tulus. Kenapa terlalu rumit?

Atau mungkin karna selama ini saya memang tidak pernah benar benar serius untuk memahami, mengerti, dan mempelajari semua tentang kamu. Atau, tanpa disadari saya telah melihat kamu hanya dengan sebelah mata. Atau, mungkin juga kamu buka tipe-ku. Mungkin salah satu dari itu, atau mungkin saja semuanya.

Mungkin saya letih, tapi saya tetap akan belajar untuk memahami kamu. Saya yakin, suatu saat nanti kamu akan sangat saya butuhkan. Walau terkadang hati berontak minta berhenti saja untuk tetap bertugas mencintai dengan paksa.

Ah entahlah, mungkin saya dan kamu akan selamanya begini. Mencoba terus memahami kamu walau dengan setengah hati. Dan kamu yang tidak pernah mencoba mengerti dan memahami saya.

suatu saat mungkin kamu akan menyelamatkan saya, tapi tidak menutup kemungkinan kamu lah yang akan membunuh saya secara perlahan..

Matematika, mungkin sebenarnya saya benci kamu.




03.56 am
tidak bisa tidur, gelisah memikirkan mata kuliah matematika ekonomi pagi nanti.
5 Catatan...: Rumit. Katanya.. Seiring waktu berjalan, seiring kebersamaan, cinta bisa datang. Cinta akan menyesuaikan, cinta akan terbiasa. Tetapi kenapa semu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >