+ -

Pages

Minggu, 27 Januari 2013

Sayang, kakak rindu.

Sayang, apa kabarmu?

Malam ini ku dengar bulan sedang penuh, aku sangat ingin menikmatinya. Kemudian kubuka jendela, terasa udara berebut menerobos masuk. Kurasakan betul udara yang menerpa wajahku, mungkin saja ada kau disana..

Sayang, kakak rindu rumah kita..
Dimana ketika malam datang, aku dan kau naik ke loteng dan kemudian menikmatinya dari sana. Ditemani teh manis, sambil sesekali bersenandung atau sesekali mendengar kau mengeluh tentang sekolahmu.
Sayang, kakak rindu celotehmu..

Aku rindu, sangat-sangat rindu celotehmu. Sangat rindu candamu yang menyebalkan, sangat rindu pujian "kakak paling cantik sedunia" yang biasa kau ucapkan setelah dapat uang jajan dariku.

Sayang, kakak merasakanmu..
Terasa nyata, kau menyelipkan rambutku diantara telinga, kau seka airmataku yang tak henti mengalir, sambil berkata "Cup cup kak, berhentilah bersedih.. aku tidak kemana. aku tetap disini, dihatimu.."

Sayang, kakak ingin peluk kamu, tapi tak bisa...
Seandainya diberi satu kesempatan lagi, kakak akan belajar menjadi kakak yang selalu bisa di andalkan. Dik.. tiap hari aku selalu merasa gagal, gagal jadi kakak yang baik bagimu.

Sayang, baik-baik ya di sana, surga Allah memang layak untukmu. Akan kukirimkan doa sepaket dengan kecupan hangat untukmu disetiap sujudku.

Kakak menyayangimu.
5 Catatan...: Sayang, kakak rindu. Sayang, apa kabarmu? Malam ini ku dengar bulan sedang penuh, aku sangat ingin menikmatinya. Kemudian kubuka jendela, terasa udara berebut ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >