+ -

Pages

Selasa, 28 Januari 2014

Sekedar Ramah Tamah.

Kamu pernah bilang, meninggalkan aku adalah hal tersulit sama halnya ketika kamu menemukan aku.

Hari ini, tepat tanggal 28 Januari 2014. Tanggal 28 ke 16 kalinya untuk kita. Secara sepihak, aku tetapkan kita sudah tidak lagi menjadi dua orang yang bisa merajut mimpi bersama untuk hari esok. Setelah seharian kutunggu-tunggu kabarmu, kutunggu-tunggu balasanmu yang sampai detik ini tak juga ada. (aku pikir, sekarang tak sesulit dulu lagi yang harus menunggu berhari-hari hanya untuk mendapatkan balasan surat. semua serba on-line. Satu sentuhan di smartphonemu tak akan menguras tenaga). Kusimpulkan kau tidak lagi peduli padaku, urusanku, bahkan urusan kita. Entah kau berubah, atau itulah dirimu sebenarnya yang tidak kuketahui.  Jangan salahkan aku jika mengambil kesimpulan sendiri.

Tidak ada yang ingin dilahirkan untuk jadi parasit dalam hidup orang lain, termasuk aku. Terlebih dalam hidupmu dimana kamu adalah orang yang spesial untukku. Benar memang angkat kaki adalah perkara sulit, tapi bukan berarti aku tidak bisa melakukan itu. Aku bisa dan akan mencobanya, Kamupun akan melakukannya. Segera.

Aku tau aku tak bisa membuatmu bangga dalam beberapa hal yang mungkin harusnya bisa kau temukan dalam diri wanita lain. Kini aku bebaskan kau dalam arti bebas yang sesungguhnya, tanpa syarat ini itu seperti saat kita masih berkomitmen. Kau tak perlu lagi repot-repot menjaga perasaanku untuk melakukan apa yang kau suka, apa yang bergejolak dalam hatimu.

Maaf karna aku tidak pernah memoleskan make-up diwajahku untukmu, maaf aku tidak punya rambut panjang tergerai yang bisa kau elus manja, maaf karna kulitku tidak seputih wanita-wanita barbie disekitarmu, maaf karna aku tidak punya bentuk tubuh profesional. Maaf, saat ini aku kehilangan kepercayaan diri-ku. 

Terima kasih karna tak menghubungiku lagi, terima kasih telah mempermudahku, terima kasih karna akhirnya airmataku punya alasan untuk menetes. Jika saat ini atau nanti aku merindukanmu, itu bukan berarti aku menginginkanmu kembali duduk disampingku dan merelakan pundakmu untuk aku sandarkan. Akan lebih baik untukku duduk sendiri dan bersandar pada tembok ketimbang harus jadi penghalang bagimu untuk mendapatkan apa yang kau inginkan.

Pergilah,
5 Catatan...: Sekedar Ramah Tamah. Kamu pernah bilang, meninggalkan aku adalah hal tersulit sama halnya ketika kamu menemukan aku. Hari ini, tepat tanggal 28 Januari...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >